tobat terlebih dahulu

Sebelum baca artikel ini lebih baik baca ini dulu ya: klik disini

Tak terasa umurku sudah 25 tahun, dan hidupku masih gini-gini aja, masih aja kuliah s1 walaupun aku sudah semester akhir. Setiap lihat teman kayaknya mereka sudah berhasil aku sampai nggak tahu harus gimana. Pernah nggak sih kalian merasa kayak segala sesuatu itu berjalan dan meninggalkan kamu. Membuat kamu seperti terasa tertinggal. Satu persatu Terasa seperti meninggalkanku. Jadi mulai sekarang Aku ingin mencatat kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidupku sebagai catatan apa yang telah terjadi dalam hidupku ini.

Aku berterima kasih banget sama Ustad Yusuf Mansur karena beliau telah membukakan mataku. Aku juga terima kasih dengan sahabat-sahabatku yang dengan mereka aku sudah melalui masa-masa maksiat sampai masa-masa pertobatan.

Semua ini berawal ketika aku ingin tobat. Aku nggak tau kenapa Tapi saat itu aku merasa hampa Aku merasa tidak memiliki apa-apa aku merasa hatiku ini kosong. Aku selalu memikirkannya, memikirkannya lagi, memikirkannya terus. But I am Alone, aku nggak bisa menjalanin Islam sendirian. Setiap kali aku berusaha untuk memperbaiki diri, aku selalu tergoda untuk mendekati kemaksiatan. Kemaksiatan yang aku maksud adalah tidak melaksanakan perintah-perintah-Nya. Aku sangat jauh dari yang namanya Islam walaupun aku memiliki agama Islam. Pada malam itu aku menangis bersujud kepada Allah dan meminta kan teman untuk tobat, untuk Berserah diri kepadaNya.

Aku berdoa dan berdoa terus sampai 3 minggu berlalu akhirnya Allah mengabulkan doaku. Pada malam itu aku beserta temanku pergi ke kosnya temanku. Sebut saja teman satu kosku itu namanya A dan temanku yang kami kunjungi namanya B. Saat sampai ke kosan si B, aku melihat dia memakai sarung. Seorang yang sudah berhasil meluluhkan hati wanita dua kali pada malam itu menggunakan sarung. Do you know what I say to him? " Lu sudah tobat Bro?" Coba tebak Apa jawaban dia, " ini sudah kewajiban kita Bro." Ketika aku mendengar ucapan dia itu darah mengalir dari kepala sampai ke kaki. Hal yang pertama kali aku ingat Subhanallah akhirnya Allah telah mengabulkan doaku. Sejak saat itu kami selalu mengingatkan satu sama lain dan kami berubah dari biasanya membicarakan tentang cewek akhirnya berbicara tentang Islam, tentang ustad, tentang ceramah-ceramah ceramah yang disampaikan oleh para Habib, para ulama, dan akhirnya kami bertemu dengan ustad Yusuf Mansur walaupun ketemunya cuma di YouTube.

Hal yang paling menggerakkan hati kami itu dari Ustad Yusuf Mansyur adalah ceramahnya tentang sedekah. dia membuatnya terdengar mudah. Mungkin kalau orang nggak pernah kenal dengan yang namanya Islam mungkin tidak percaya dengan apa yang dikatakan Ustad Yusuf Mansur, tapi aku dan temanku ini sangat yakin dengan apa yang diucapkan oleh Ustad tersebut. Cuma aku belum sanggup menghabiskan seluruh harta ku hanya untuk sedekah. Tetapi temanku yang si B dia benar-benar menerapkan sedekah 100%. Dalam hati berkata, "gila tuh orang keren banget dah berani menerapkan ilmu yang didapatkan 100%." Dan terbukti Walaupun dia tidak punya duit, dia masih bisa makan, dia masih hidup sampai sekarang.

Karena dia sudah mempraktekkannya aku pun juga mencoba untuk bersedekah walaupun tidak seekstrim dia. Lalu kami bertemu lagi dengan ustad Yusuf Mansyur tentang ceramahnya bertemakan doa. Pertemuannya pun masih menggunakan YouTube.  dan kami kayak waw, selama yakin sama Allah apa yang kita minta pasti dikasih itu kata ustad Yusuf Mansur. Sejak detik itulah aku berubah sampai-sampai aku ikut jamaah tabligh untuk memperbaiki diri. Digunakan untuk memperbaiki diri itu satu supaya Allah mengabulkan permintaan permintaanku. Aku yakin Allah pasti mengabulkan permintaanku, karena Allah pasti mengabulkan permintaanku lah makanya aku memperbaiki diri, itu sebagai wujud tanda terima kasihku kepada Allah.

Tapi sejak aku balik dari Jogja ke rumah, sholatnya bolong-bolong lagi. Hal ini sangat menyakiti hatiku.  Aku tahu ini salah, tapi entah kenapa tubuhku rasanya berat untuk melaksanakan perintah-perintah-Nya.

Ketika aku bertanya kepada Allah apa yang harus aku lakukan Allah gerakan hatiku untuk membuat blog ini. Semoga blog ini menjadi asbab atas hidayah bagi diriku bagi pembaca bagi seluruh alam semesta. Semoga kita semua ditujukan kepada jalan yang benar jalan menuju kepada kebenarannya sehingga Allah Ridho kepada kita Dan kita pun Ridho kepada Allah.

Komentar