Akhirnya mendapat keputusan

Sebelum baca artikel ini lebih baik baca ini dulu ya: klik disini

Setelah aku membulatkan hatiku untuk memutuskan dia, bulatannya jadi pecah 😂 aku diselimuti oleh kebimbangan antara memilih JT sama doi. Aku masih belum bisa mutusin antara dia dan JT. Akhirnya aku mengambil inisiatif.

Berawal dari keinginan untuk nelpon doi tapi ga kesampaian terus. Akhirnya aku chat doi dan memulai chat tersebut dengan kalimat "kamu masih mau sama aku kan?"

Kemudian doi balas, "masih, emang kenapa?" "Gapapa, cuma pengen nanya aja 😅" kemudian aku lanjut chat untuk mengalihkan topik. Tapi si doi jadi penasaran dan nanyain aku terus kenapa kok aku nanya gitu.

Setelah didesak sedemikian rupa akhirnya aku nyerah dan aku bilang ke dia, "kamu inget ga ketika kamu dah ga suka aku lagi tapi tetap berusaha buat suka sama aku lagi?" Dia jawab, "ingat kok." Lalu aku bilang ke dia, "aku mengalami apa yang kamu rasakan 😅"

Kemudian si doi bilang ke aku, "wkwkk gimana rasanya?? 🤣" "GA ENAK NGESELIN RASANYA PENGEN MARAH2 AJA 😭" aku kira doi bakal minta putus, tapi doi malah jawabnya begini, "sabar aku yakin kamu bisa melaluinya 😊"

Setelah itu aku lampiaskan uneg2ku ke doi, aku ungkapkan ketidaksetujuanku terhadap keputusan keluarganya yang melarang aku ikut JT, aku lampiasin semua ke dia. Aku sampe ngerasa ga enak sendiri. Tapi respon dia mengingatkanku kembali kenapa aku ingin menjalin hubungan serius dengan dia.

"Kamu gapapa ngomel2 ke aku marah2 ke aku, tapi kamu harus kuat. Kamu ga sendirian kok ada Allah ada keluarga ada aku, kamu pasti bisa aku percaya sama kamu". Jawaban yang kunantikan muncul dikepalaku, putus sama dia bagaikan belah air pake pisau. Susah banget buat putusinnya dan kalo pun putus selalu balik lagi 😂

So, akhirnya untuk sekarang aku give up sama JT, tapi ilmu yang aku dapat tetap akan aku amalkan hanya saja aku ga datang lagi ke markaz ga datang lagi ke halaqah ga keluar iktikaf di mesjid2 lagi.

Permasalahan yang kuhadapi selama ini akhirnya mendapat jawaban. Percepat buat halalin doi 😂

Sekarang hati sudah jadi tenang dan tinggal menunggu terkabulnya doa yang sering aku panjatkan. Ya Allah permudahkanlah aku dalam menghalalkannya, jika dia jodohku maka dekatkanlah jika bukan maka jadikanlah.

Gaes, aku buat cerita pengalaman ini supaya bisa jadi pembelajaran buat kamu bahwa apapun kondisi yang kamu alami harus selalu libatkan Allah Ta'ala dalam setiap keputusanmu.

Aku sekarang masih belajar untuk menyelesaikan masalah dengan menyerahkan diri kepada Allah. Allah dulu Allah lagi Allah terus. Jujur walaupun aku lanjut dengan doi aku masih ga yakin dengan keputusanku. Tapi 1 hal yang aku tau. Allah pasti kasih jalan yang terbaik secara aku libatkan Dia dalam permasalahanku ini. Sekarang aku memprioritaskan cepet lulus dan punya kerjaan, di artikel selanjutnya aku ingin catat perjalananku menyelesaikan skripsi dan mendirikan usaha dengan prinsip yang sama.

Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.

Semoga kita semua dapat petunjuk dari Allah Ta'ala sehingga sampailah kita pada kebenaran dan sampailah kita pada surganya Allah. Saya doakan kamu yang baca blog ini supaya mendapat pelajaran mendapat berkah mendapat hikmah diberikan paham akan ilmu dan semoga hajat kamu tersampaikan. Aaaamiiiinnnnnn.

Komentar